Beranda Relationships Move On Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan

Move On Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan

Adyblog.com – “Mengapa sulit banget move on? Wajah dia selalu menari di pikiran saya”. Pertanyaan yang sering ditanyakan entah kepada siapa saat susah move on. Bicara tentang move on memang gampang, namun bagi sebagian orang ini adalah hal tersulit. Terutama bagi perempuan, mereka selalu “terlalu” dalam semua hal. Terlalu sayang, terlalu manja, bahkan terlalu cinta hingga jadi terlalu sulit move on.

Sobat ladies, saat kamu di posisi sulit move on. Kamu mungkin akan datang ke orang-orang, teman atau keluarga untuk menyampaikan apa yang kamu rasakan dan mereka mengerti dengan segala saran yang sebenarnya susah untuk kamu pahami. Mereka menyuruh kamu move on dalam berbagai cara, meski tidak mudah. Tapi, itulah kenyataan yang harus kamu terima jika kamu cerita tentang kegalauan kamu yang tak kunjung menemui jalan keluar.

Move Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan
Move Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan

Apa yang harus saya lakukan agar bisa move on? Lagi-lagi pertanyaan ini keluar bersamaan dengan rasa lelah karena sulitnya menghilangkan bayangan dia dari pikiran kamu. Tapi, bukan berarti kamu tidak sanggup melewatinya meski harus melewati proses yang mungkin agak panjang.

Move on butuh waktu

Butuh waktu untuk membiarkan kenangan bersamanya memudar hingga ia benar-benar hilang dari ingatan. Biasakan diri dengan hal-hal yang bermanfaat. Sendiri dan menghindari dari segala aktivitas yang menyenangkan hanya akan membuat kamu susah move on. Jangan anggap kamu perlu sendiri dan kamu tidak tertarik dengan banyak hal di luar sana. Selagi ada kesempatan untuk tidak sendiri, mengapa kamu harus diam di kamar dan mengingat memori bersamanya?

Memaafkan dan mengikhlaskan tidak kalah sulitnya

Cara ampuh untuk move on adalah memaafkan dan ikhlaskan dia. Memang ini yang paling sulit, tapi kamu bisa melakukan tanpa kamu sadari. Ikhlaskan dan yakinkan diri kamu bahwa semua yang terjadi sudah diskenariokan. Apa yang perlu kamu ketahui dan yang kamu inginkan dari dia? Dia meminta maaf? Dia kembali dan merajut kembali tali yang telah putus? Apa kamu yakin sekembalinya dia hubungan akan lebih baik? Pikirkan tentang pertanyaan-pertanyaan ini. Saya yakin ada jawaban yang bisa kamu temukan hingga kamu memaafkan dan mengikhlaskan ia tidak lagi bersamamu.

Move on tidak semudah membalikkan telapak tangan

Ya, bahkan saat pertama bertemu sekalipun mudah untuk diingat meskipun tidak ada kesan yang menarik. Ini soal daya ingat manusia, tapi move on bukan berarti melupakan. Biarkan kenangan itu ada untuk menjadi guru di masa depan dan pelajaran yang mungkin berguna untuk orang lain nantinya. Move on adalah membuang harapan, ikhlas dan tidak memaksakan apa yang menjadi emosi dan ambisi saat itu terjadi. Relakan ia, pada waktunya kamu akan mengerti tentang sebuah alasan mengapa kalian dipisahkan. Dan, mungkin tidak butuh waktu bertahun-tahun untuk menemukan alasan tersebut.

Loading...